MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM (SERI 7)

Saya masih semangat saling berbagi ilmu dari berbagai pelatihan, terutama dalam hal pembelajaran inovatif ala PAKEM. Mari kita pelajari bersama materi kita ini, selanjutnya mari kita praktekkan. SELAMAT MENCOBA

A. Every One is  A Teacher Here

Metode “setiap orang adalah guru” merupakan cara tepat untuk mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan maupun individual. Metode ini memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk berperan sebagai guru bagi kawan-kawannya. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :

a. Bagikan secarik kertas/kartu indeks kepada seluruh siswa. Setiap siswa diminta untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi pembelajaran yang sedang dipelajari di kelas (misalnya tugas membaca) atau sebuah topik khusus yang akan didiskusikan di dalam kelas.

a. Kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap siswa. Pastikan bahwa tidak ada siswa yang menerima soal yang ditulis sendiri. Mintalah kepada siswa untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian mintalah kepada mereka memikirkan jawabannya.

b.Mintalah kepada siswa secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan menjawabnya.

  1. Setelah jawaban diberikan, mintalah kepada siswa lainnya untuk menambahkan.
  2. Lanjutkan dengan sukarelawan berikutnya.

B. Index Card Match

Metode mencari pasangan kartu cukup menyenangkan digunakan untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut

  1. Buatlah potongan-potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada di dalam kelas.
  2. Bagilah kertas-kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama
  3. Pada separo bagian, tulis pertanyaan tentang materi yang akan dibelajarkan. Setiap kertas bersisi satu pertanyaan.
  4. Pada separo kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat.
  5. Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban.
  6. Setiap siswa diberi satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separoh siswa akan mendapatkan soal dan separo yang lain akan mendapatkan jawaban.
  7. Mintalah kepada siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika ada yang sudah menemukan pasangan, mintalah kepada mereka untuk duduk berdekatan. Jelaskan juga agar mereka tidak memberitahu materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain.
  8. Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, mintalah kepada setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan keras kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangannya.
  9. Akhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

C. Guided Teaching

Langkah-langkah pembelajaran “panduan mengajar” adalah

  1. Sampaikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pikiran dan kemampuan yang mereka miliki. Gunakan pertanyaan-pertanyaan yang mempunyai beberapa kemungkinan jawaban.
  2. Berikan waktu beberapa menit untuk memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan. Anjurkan kepada mereka untuk bekerja berdua atau dalam kelompok kecil.
  3. Mintalah kepada siswa untuk menyampaikan hasil jawaban mereka dan catat jawaban-jawaban yang mereka sampaikan. Jika memungkinkan tulis di papan tulis dengan mengelompokkan jawaban mereka dalam kategori-kategori yang nantinya akan Anda sampaikan dalam pembelajaran.
  4. Sampaikan poin-poin utama dari materi Anda dengan ceramah yang ineraktif.
  5. Mintalah kepada siswa untuk membandingkan jawaban mereka dengan poin-poin yang telah Anda sampaikan. Catat poin-poin yang dapat memperluas bahasan materi Anda.

PENGERTIAN KOOPERATIF LEARNING
Cooperative learning adalah strategi pembelajaran yang cukup berhasil pada kelompok-kelompok kecil, di mana pada tiap kelompok tersebut terdiri dari siswa-siswa dari berbagai tingkat kemampuan, melakukan berbagai kegiatan belajar untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab untuk tidak hanya belajar apa yang diajarkan tetapi juga untuk membantu rekan rekan belajar, sehingga bersama-sama mencapai keberhasilan. Semua Siswa berusaha sampai semua anggota kelompok berhasil memahami dan melengkapinya.

Semua anggota kelompok berusaha untuk saling menguntungkan sehingga semua anggota kelompok bisa:

  1. Merasakan keuntungan dari setiap usaha teman lainnya. (Kesuksesan Anda bermanfaat bagi saya dan keberhasilan saya bermanfaat untuk Anda.)
  2. Menyadari bahwa semua anggota kelompok mempunyai nasib yang sama. (Tenggelam atau mengapung kita bersama).
  3. Tahu bahwa prestasi seseorang ditentukan oleh orang lain dalam satu kelompok. (Kami tidak dapat melakukannya tanpa Anda.)
  4. Merasa bangga dan merayakan bersama ketika salah satu anggota kelompok mendapatkan keberhasilan (Kami semua merasa sukses atas kesuksesan anda.

keunggulan pembelajaran ala Kooperatif Learning

Penelitian telah menunjukkan bahwa model cooperative learning:

  • meningkatkan aktivitas belajar siswa dan prestasi akademiknya.
  • meningkatkan daya ingatan siswa
  • meningkatkan kepuasan siswa dengan pengalaman belajar
  • membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berkomunikasi secara lisan
  • mengembangkan  keterampilan social siswa
  • meningkatkan rasa percaya diri siswa
  • membantu meningkatkan hubungan positif antar siswa.

sumber: http://ideguru.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s