MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM (SERI 4)


DIANTARA MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM SERI 4 INI ADALAH

1. Tebak Pelajaran

Metode tebak pelajaran dikembangkan untuk menarik perhatian siswa selama mengikuti pembelajaran. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut:

  1. Tulislah atau tayangkan melalul LCD subject matter dari pelajaran yang akan disampaikan.
  2. Mintalah kepada siswa untuk menuliskan kata-kata kunci apa saja yang diprediksikan muncul dari materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru
  3. Sampaikan materi pembelajaran secara interaktif.
  4. Selama proses pembelajaran siswa diminta menandai hasil prediksi mereka yang sesuai dengan materi yang disampaikan oleh guru.
  5. Di akhir pelajaran tanyakan berapa jumlah tebakan mereka yang benar

2. Question Student Have

Metode question student have dikembangkan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan dan ketrampilan bertanya.

Langkah-langkah metode pertanyaan peserta didik (siswa) adalah:

  1. Bagilah kelas misalnya menjadi 4 kelompok, bergantung besar kelas.
  2. Bagikan kartu kosong kepada tiap siswa dalam tiap kelompok.
  3. Mintalah siswa menulis beberapa pertanyaan yang mereka miliki tentang hal-hal yang sedang dipelajari.
  4. Dalam tiap kelompok, putarlah kartu tersebut searah keliling jarum jam. Ketika setiap kartu diedarkan pada anggota kelompok, anggota tersebut harus membacanya dan memberikan tanda (v) jika pertanyaan tersebut dianggap penting. Perputaran berhenti sampai kartu tersebut kembali pada pemiliknya masing-masing.
  5. Setiap pemilik kartu dalam kelompok harus memeriksa pertanyaan-pertanyaan mana yang mendapat suara terbanyak. Setelah itu jumlah perolehan suara atas pertanyaan itu dibandingkan dengan perolehan anggota lain dalam satu kelompok. Pertanyaan yang mendapat suara terbanyak kini menjadi milik kelompok.
  6. Setiap kelompok melaporkan secara tertulis pertanyaan yang telah menjadi milik kelompok (mewakili kelompok)
  7. Guru melakukan pemeriksaan terhadap pertanyaan dari tiap-tiap kelompok,   mungkin ada pertanyaan yang substansinya sama.
  8. Pertanyaan-pertanyaan yang sudah diseleksi oleh guru dikembalikan kepada siswa  untuk dijawab secara mandiri maupun kelompok. Jawaban lisan maupun tulisan.

3. Giving Question and Getting Answers

Metode giving question and getting answer dikembangkan untuk melatih siswa memiliki kemampuan dan ketrampilan bertanya dan menjawab pertanyaan. Langkah-langkah metode pembelajaran ini adalah:

  1. Bagikan dua potongan kertas kepada tiap siswa.
  2. Minta siswa untuk melengkapi pernyataan

Kertas 1 : Saya masih punya pertanyaan

Kertas 2 : Bisa menjawab tentang

  1. Buat kelompok kecil, minta masing-masing memilih pertanyaan (Pertanyaan yang dipilih adalah pertanyaan yang dibuat oleh guru).
  2. Minta masing-masing kelompok melaporkan pertanyaan yang dipilih.
  3. Pertanyaan yang telah dilaporkan dimintakan jawabannya kepada siswa. Bagi yang hendak menjawab harus menyerahkan potongan kertas nomor 2. Atas jawaban itu guru memberi kesempatan kepada siswa memberikan jawaban yang sifatnya mendukung saja atau menentang saja, atau jawaban yang sifatnya ekletis. Namun, jangan lupa setiap penjawab harus menyerahkan potongan kertas nomor 2. Bagi peserta yang sudah tidak memiliki potongan kertas nomor 2 tidak diperkenankan menjawab. Apabila jawaban-jawaban tersebut masih menggugah pertanyaan, maka berikan pertanyaan itu kepada siswa yang masih memegang potongan kertas nomor1 untuk bertanya dst.
  4. Jika sampai akhir sesi ada peserta yang masih memiliki 2 potongan kertas yaitu kertas bertanya dan kertas menjawab, maka diminta siswa tersebut membuat resume atas proses tanya jawab yang sudah berlangsung. Tentu keputusan ini harus disepakai di awal.

Learning Starts With A Question

Langkah-langkah metode pembelajarannya adalah:

  1. Pilih bahan bacaan yang sesuai kemudian bagikan kepada  siswa. Dalam hal ini bacaan tidak harus difotocopi. Cara lain adalah dengan cara memilih satu topik atau bab tertentu dari buku teks. Usahakan bacaan itu bacaan yang memuat informasi umum atau bacaan yang memberi peluang untuk ditafsirkan berbeda-beda.
  2. Mintalah kepada siswa untuk mempelajari bacaan secara sendirian atau dengan teman.
  3. Mintalah kepada siswa untuk memberi tanda pada bagian bacaan yang tidak dipahami. Anjurkan kepada mereka untuk memberi tanda sebanyak mungkin. Jika waktu memungkinkan, gabungkan pasangan belajar dengan pasangan yang lain, kemudian minta mereka untuk membahas poin-poin yang tidak diketahui yang telah diberi tanda.
  4. Di dalam pasangan atau kelompok kecil, minta kepada siswa untuk menuliskan pertanyaan tentang materi yang telah mereka baca.
  5. Kumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang telah ditulis oleh siswa.
  6. Sampaikan materi pelajaran dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s